Dalam merancang rel kereta api, petugas pemasang rel memperhitungkan pengaruh suhu ekstrim pada rel yang dipasang untuk menghindari terjadinya kesalahan dalam pemasangan. Seorang petugas memasang dua buah rel kereta api secara berurutan pada suhu 250 C. Koefisien muai linear rel kereta api tersebut adalah 1210-6/0C. Jika suhu ekstrim di tempat pemasangan mencapai 350 C, Analisislah berapakah jarak pemasangan kedua rel tersebut? Kemampuan pemecahan masalah mencakup visualisasi masalah yang menunjukkan bukti pemahaman konsep, deskripsi fisika, kesesuaian penyelesaian (persamaan) dengan deskripsi, rencana solusi yang masuk akal, dan perkembangan logika.
Penyelesaian:
Visualisasi masalah: Variabel-variabel yang teridentifikasi:
Dalam pemasangan rel kereta api perlu diperhatikan kondisi awal logam sebelum kena panas dan jenis logam.
Diketahui:
α = 12 x 10-6/0C
L0 = 10 m
ΔT = (350C - 250C)
Ditanya: 2 ΔL = ... ?
Jawab:
Deskripsi Fisika
Ketika memuai, masing-masing rel memuai sebesar ΔL. Sehingga, pemasangan dilakukan dengan memberi jarak 2 ΔL antar rel kereta api tersebut.
Kesesuaian persamaan dengan deskripsi
Pertambahan panjang akibat pemuaian
ΔL= α L0 ΔT
Rencana solusi yang masuk akal
ΔL= α L0 ΔT = (12 x 10-6/0C) (10 m) (350C - 250C) = 0,0012 m
Perkembangan logika
Pemasangan dilakukan dengan memberi jarak 2 ΔL antar rel kereta api tersebut, dengan demikian, jarak pemasangan = 2 ΔL = 2 (0,0012 m) = 0,0024 m = 0,24 cm