Kalor jenis merupakan karakteristik suatu zat yang menunjukkan kemampuannya untuk menyerap kalor. Zat yang kalor jenisnya tinggi mampu menyerap lebih banyak kalor untuk kenaikan suhu yang rendah. Zat-zat seperti ini dimanfaatkan sebagai tempat untuk menyimpan energi termal. Berdasarkan Tabel 1.3.1 terlihat bahwa air adalah zat yang paling tinggi kalor jenisnya di antara zat-zat lainnya. Oleh karena kalor jenis air bernilai tinggi, maka air dapat dimanfaatkan dalam banyak aplikasi. Misalnya untuk pengisian radiator mobil, digunakan sebagai panel surya, dan sebagainya.
Air dimanfaatkan dalam radiator mobil, karena air dapat berfungsi untuk memindahkan energi kalor dari mesin mobil ke udara sekitarnya, sehingga mobil tetap dingin. Demikian pula air dipergunakan sebagai zat cair penyimpan energi termal dari matahari pada panel surya. Air digunakan sebagai zat penghantar kalor dengan tujuan agar hanya terjadi sedikit penurunan suhu pada waktu terjadi perpindahan kalor.