Dalam kehidupan sehari-hari, kita sering mendengar bahwa zat dapat berupa padat, cair, dan gas. Zat padat dapat berubah wujud menjadi cair, maupun gas. Berkaitan dengan perubahan wujud zat ini sering muncul pertanyaan-pertanyaan seperti apakah menguap itu sama dengan mendidih? Mengapa kapur barus yang disimpan di dalam almari pakaian bisa habis? Mengapa es dapat berubah wujud menjadi air? Ketika anda meletakkan es pada sebuah gelas, mengapa pada dinding-dinding gelas bagian luar terdapat butiran-butiran air? Dari manakah datangnya butiran-butiran air tersebut?
Fenomena-fenomena perubahan wujud tersebut akan dikaji pada pembahasan berikut berdasarkan landasan teori konsep-konsep fisika tentang perubahan wujud. Dalam pembahasan fenomena-fenomena tersebut dalam kaitannya dengan konsep-konsep fisika dikemas dengan indikator keterampilan berpikir kritis dan kemampuan pemecahan masalah. Keterampilan berpikir kritis mencakup kemampuan merumuskan masalah, memberikan argumentasi, menganalisis secara induktif, mengenalisis secara deduktif, mengambil keputusan dan melaksanakan. Kemampuan pemecahan masalah fisika secara garis besar terdiri atas mengenali masalah, menerapkan strategi, merencanakan strategi, dan mengevaluasi solusi.
Salah satu contoh fenomena perubahan wujud yang sering dijumpai dalam kehidupan sehari-hari adalah es melebur. Jika es dipanasi, beberapa waktu kemudian es akan berubah wujud menjadi air, selanjutnya air akan berubah menjadi uap bila pemanasan terus dilakukan. Demikian pula jika uap didinginkan, beberapa waktu kemudian uap air akan berubah menjadi air dan bila air didinginkan akan berubah menjadi es. Sebelum membahas perubahan wujud, kita tinjaua dulu konsep kalor.